Dalam rangka menyambut Hari Minggu Panggilan yang akan dirayakan pada 26 April 2026, SEKAMI Paroki St. Ignatius Loyola Semplak (IGLOS) mengadakan kegiatan “SEKAMI Goes to Seminari” pada Minggu, 19 April 2026. Tahun ini, anak-anak SEKAMI diajak berkunjung dan mengenal lebih dekat kehidupan panggilan di Seminari Stella Maris, Telaga Kahuripan – Bogor.
Tiba dengan Semangat, Berangkat dengan Sukacita
Sejak pagi, rombongan berangkat bersama menggunakan bus dari Gedung Megantara Semplak. Dengan mengenakan seragam kebanggaan SEKAMI, para peserta disambut hangat oleh para frater setibanya di lingkungan seminari.
Kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Benny. Suasana misa semakin meriah dengan petugas koor dari para seminaris dan beberapa anak SEKAMI yang bertugas sebagai lektor. Sebelum berkat penutup, Romo Benny menyampaikan sambutan selamat datang serta memperkenalkan 48 seminaris yang sedang menempuh pendidikan di Seminari Stella Maris.
Dinamika Kelompok: Meriah, Akrab, dan Penuh Tawa
Selepas misa, acara berlanjut di aula utama. Para peserta dibagi menjadi 7 kelompok campuran—menggabungkan anak-anak SEKAMI dan para seminaris. Dipandu oleh MC Kak Mario dan Kak Andre, dinamika kelompok berlangsung dengan penuh antusiasme. Anak-anak dan para frater bermain games, menjawab kuis, hingga berjoget bersama, menciptakan suasana akrab dan penuh sukacita.
Beberapa perwakilan SEKAMI juga mendapat kesempatan berkunjung ke Rumah Unio, salah satu bagian penting dalam struktur kehidupan seminari.
Belajar dari Para Suster: Menemukan Jejak Panggilan
Selain mengenal kehidupan seminari, peserta juga diperkenalkan pada kehidupan religius para suster dari berbagai tarekat. Suster dari Kongregasi OSF (Ordo Suster Santo Fransiskus)—Suster Yuliani, Suster Marianne, mengajak anak-anak menonton video mengenai Ibu Magdalena Daemen, pendiri Kongregasi OSF di Heythuysen, Belanda. Video ini memberikan gambaran tentang panggilan hidup seorang biarawati yang dipenuhi pelayanan dan pengorbanan.
Suster Marianne kemudian melanjutkan sesi dengan berbagi pengalaman pelayanan para Suster OSF dalam karya kasih. Setelah itu, Suster Serafim memperkenalkan Suster ALMA (Asosiasi Lembaga Misionaris Awam) Puteri, tarekat hidup bakti sekulir yang bermisi melayani penyandang disabilitas, kaum miskin, dan mereka yang terlantar – karya yang banyak diwujudkan melalui Yayasan Bhakti Luhur.
Sharing Seminaris dan Persembahan SEKAMI
Para frater juga menayangkan film pendek mengenai kehidupan mereka sebagai seminaris—kisah nyata tentang panggilan, disiplin, persaudaraan, dan pelayanan.
SEKAMI kemudian mempersembahkan penampilan angklung, membawakan lagu “Semua Kembang Bernyanyi” dan “Datanglah Oh Tuhan”, menambah kehangatan suasana.
Menjelang akhir acara, beberapa anak SEKAMI tampil mengenakan pakaian biarawan-biarawati sebagai gambaran simbolis mengenai “menjawab panggilan Tuhan”, yang disambut dengan senyum dan tepuk tangan dari seluruh peserta.
Penutup dan Kenang-kenangan
Sebagai ungkapan syukur dan kebersamaan, acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan kepada:
- Romo Dominikus Savio Tukiyo, Rektor Seminari Stella Maris
- Para Suster OSF
- Suster ALMA
- Perwakilan Seminari
Kenang-kenangan diberikan oleh RD Antonius Dwi Haryanto dan para pendamping SEKAMI.
Penutup: Menyalakan Benih Panggilan Sejak Dini
Kegiatan SEKAMI Goes to Seminari bukan hanya menjadi kesempatan rekreasi rohani, tetapi juga momen berharga bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat kehidupan panggilan: menjadi imam, biarawan, atau biarawati. Melalui pengalaman ini, benih panggilan dapat mulai tumbuh sejak dini—didukung oleh suasana persaudaraan dan contoh nyata dari para frater serta suster yang ditemui.
Semoga kunjungan ini menumbuhkan cinta pelayanan dan membuka hati anak-anak SEKAMI untuk semakin berani menjawab panggilan Tuhan dalam hidup mereka.





















Komsos – Paroki Ignatius Loyola Semplak
